SELAMAT DATANG

 BLOG? WEBSITE? IT'S VOLTANOTE! WELCOME TO VOLTANOTE 

Selasa, 20 Mei 2014

Just say it called "life"

Hmmm.. Lumayan lama juga gak ngeblog lagi. Biasa lah, manusia. Kadang rajin, kadang males. Dan.. Ternyata project beberapa saat lalu aku ngedeskripsikan semua temen² sekelas di prodi matematika, sempat break cukup lama. Lama banget malah..
Blognya jadi sepi senyap. Kayak kota mati tak berpenghuni. Sarang laba-laba dimana-mana. Debu banjir tak terkira. Maunya sih dijadikan kos-kosan aja nih blog. Lumayan dapat income perbulan. Tapi sayangnya gak ada yang berminat. Huuhf... Yasudahlah. Biarkan blog ini setia menunggu tuannya yang sangat sibuk di dunia nyata. Maklum, pria sejuta karir --> makan, tidur, nonton, jalan-jalan, boker, mainan, ngetouch² touchpad hp, dannn masih banyak lagi. Gak keitung. Apalagi ada job baru nih. Skripsian.
Akhirnya ngerasain juga penderitaan sang maha guru besar yang terkenal sama skripsi abadinya, si bang alit. Smoga aku gak ketularan kayak gitu. Amiiin. Jangan sampe deh. *ngetok² kepala lalu ngetok² meja dengan irama yang sama.

Ya beginilah hidup. Roda kehiupan selalu berputar. Kadang kita berada di atas, kadang di bawah. Atau kadang atas-bawah. Disaat nerima kabar gembira, datang juga kabar sedih berbarengan. Kita gak pernah tau rencana tuhan, tapi kita harus percaya, kalo rencana tuhan itu sebaik-baiknya rencana. Apa yang kita pikir baik, belum tentu terbaik buat kita. Apa yang kita pikir buruk, belum tentu buruk buat kita.

Dann... Just wanna say, kisah pergunjingan teman sekelas belum berakhir. Masih ada beberapa nama yang gak sabar pengen dicemooh. Tapi tunggu aja waktu yang tepat. Kalo gak sekarang, ya nanti. Si volta mengejar cita-cita dulu.
Wait ya...
Salam titik dua bintang :* muach!

Sabtu, 07 September 2013

My Friend: Lutfi Farika

Lutfi farika adalah seorang wanita berkekuatan kuda. Widiiihhh...
Dia lebih tenar dengar nama sapaan "mba ana". Dari manakah asal kata mba ana? ---> jadi begini ceritanya. *ehemm (berdehem sebelum cerita).
Alkisah, pada jaman maba (mahasiswa baru, red) setiap mahasiswa jurusan FKIP MIPA, termasuk dari prodi matematika wajib melaksanakan serangkaian kegiatan praktikum. Termasuk praktikum mata kuliah fisika dasar. Naaaahhhh, salah satu asisten praktikum itu bernama "Ana". Mba ana ini dinilai memiliki beberapa kemiripan dengan lutfi. Mulai dari gerak-geriknya, jenis kelaminnya, gaya jalannya, bentuk mukanya, tekstur kulitnya, bahkan sampe daerah asalnya ternyata sama-sama dari daerah Penajam Paser Utara. It so woooow, amazing! Fantastic! Romantic! Menggelitiik!
Jangan-jangan,lutfi dan mba ana sebenernya orang yang sama?? Inikah yang disebut kamuflase? :D
Maka dari itu, atas dasar kemanusiaan dan demi menjaga perdamaian dunia serta menghapuskan penjajahan, dinobatkanlah lutfi sebagai the next "mba ana".

Lutfi Farika. Kita harus membelalakkan mata hati lebar-lebar saat menilainya. Wanita ini dari segi cover sangat tenang dan gak banyak ngomong. Sungguh terlihat seperti wanita renta yang lemah lunglai tiada daya. Padahal... Jeng Jeeeeeng *efek musik: on* dia ini tipe cewek yang ulet, tangguh, pantang menyerah, gigih, tahan banting, dan masih banyak lagi sifat kokohnya yang gak bisa di deskripsikan satu-satu. Dia ini juga gampang move on sepertinya. So, jikalau semua orang di seluruh dunia, khususnya para cewek punya sifat yang sama kayak lutfi, niscaya pabrik tisu bakalan bangkrut seketika! Dia gak perlu tisu, apalagi buat ngelap air mata yang membanjiri lingkungan sekitar cuma karena nangisin cowok! waww.. Ndak musim banget melow galow cikidaow. Sayang banget duitnya kalo cuma buat dibeliin tisu yang ujung-ujungnya bakalan di cocol-cocol ke mata yang basah. Ckckck..

Yuk.. 'Kem on' kita sidak bukti-bukti mengenai ketangguhan dan kegigihan seorang lutfi. Cewek ini jalannya sedikit ngangkang, gak kayak cewek-cewek pada umumnya yang butuh waktu setahun penuh cuma buat menempuh jarak beberapa meter doang. Mungkin, kalo rok bisa ngomong, roknya bakalan ngejerit-jerit histeris karena berasa nyaris robek tiap lutfi ngelangkahin kaki. Tapi, bagaimanapun, gaya jalan kayak gini sangat efektif untuk mengefisienkan waktu sebaik-baiknya. Langkahnya gesit, penuh semangat. Yap! Itulah langkah kaki lutfi.
Next, dia ini sungguh wanita sederhana yang apa adanya. Say no to jaim. Inilah letak keunikan lutfi. Kalo cewek lain misalnya lagi makan bareng ful-fullan banget jaimnya (biasanya makan bersendok centong dan berpiring tampah. Tapi kalo lagi barengan makannya jadi sebutir demi sebutir, dan porsinya menurun drastis layaknya terkena serangan lambung kisut), lutfi gak perlu jaim buat hal-hal yang begituan. Laper ya makan aja seperti biasa. Kurang ya nambah, bahkan kalo ada temen-temen berperut mini (sebut saja Nisa) yang selalu makan gak habis, lutfi siap menyingkirkan kemubadziran dari meja mereka! Woww... Salut banget!!!!!! (*,*)

Keberaniannya tertuang pada aktivitasnya yang padat. Entahlah, apakah ada istilah capek dalam kamusnya. Bahkan, lutfi pernah dimintai tolong nemenin kenalannya (seorang ibu-ibu) buat ngejaga rumahnya saat si suami ibu itu sedang tugas dan gak pulang. Ini bukti banget kan, ibu-ibu aja percaya lutfi loh.. Ya ampun, tenar banget kayaknya mba ana satu ini.

Masalah ngendarain motor, jangan ditanya. Sepertinya lutfi adalah sosok valentino rosi wanita. Amor geeelaaa.. Sebut saja dia valentina rossa deh. :D
Komeng di iklan-iklan motor jupiter aja sepertinya kalah laju sama lutfi. Nah, ngendarain motor dengan kecepatan tinggi ini bukan tanpa resiko loh. Lutfi aja pernah jatuh beberapa kali. Mulai dari sekedar lecet, keseleo, sampe punya bekas luka permanen pernah dialaminya. Tapi lutfi ga pernah trauma, kapok, arau jera. Dia selalu bangkit lagi, bangkit lagi, meskipun jatuh berulang-ulang. Pantang menyerah! Sungguh mengharukan kisahmu ini mba ana T.T
Nah, sakit fisik aja dia mampu ngadepin, apalagi sakit yang gak terlihat.. Pasti dia juga bisa lah... Ya kan mba ana?? Hehehe..

Then, kalo masalah asmara, aku gak mau ngebahas ahhh. Biar aja jadi rahasia pribadi mba ana yang kita semua gak perlu tau. Atauuu ada yang mau disebutkan namanya dan terlibat dalam kisah hidup "love story" mba ana??? Hahahahhaaaaa.. :D

Rabu, 07 Agustus 2013

My friend: Mariyana

Namanya MARIYANA, bukan MARIANA. Ini tertuang jelas pada nama fesbuknya waktu jaman alay-alaynya nama-nama alay dalam bersocmed beredar.
"Aq Mariyana bukan Mariana", begitulah nama fesbuknya jaman dulu. Alhamdulillah, sekarang dia sudah tobat nasuha dalam menggunakan nama fesbuk. Hahhhaaa...

Gak banyak yang bisa ku ceritakan dari mariyana, tapi lumayan banyak lah.. Hehehe
(^,^")>
Awal perkuliahan, entah gimana ceritanya aku lupa. Aku jadi kenal sama mariyana, layaknya teman-teman biasa. Sekilas tak ada kesamaan diantara aku dan dia. Aku cowok, dia cewek. Aku fakir daging (baca: diet sukses), mariyana bergelimang daging. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata aku dan mariyana memang beda. *yaiyalah.. Bukan sodara kandung, gada hubungan darah juga. Hahaha

Menurut kitab legenda kuno yang ditemukan di tepi sungai karang mumus, mariyana terlahir dengan nama lain: "Barbara Santa Alicia des Mortalio Frida Descrates Amigos Maria Yana". Tapi karena keterbatasan karaketer dalam menulis di twitter, dan petugas penulis nama di akta kelahiran yang gak mau repot maka diputuskan kalo namanya cukup "Mariyana" Saja. MudAh dicaRI, nama YAng pnuh makNA. *ini cuma fiksi kok, serius amat.. :D #ampunMar

Awal perkuliahan, mariyana sudah dapat hidayah. Dia berusaha menjaga wudhunya. Meski gosip tentang "kentut pembatal wudhu" mariyana sudah santer terdengar, tapi mariyana tetap kekeuh mempertahankan wudhunya supaya gak batal. Kasian mariyana, sudah mukanya sampe ungu-ungu pink nahan kentut supaya wudhunya gak batal, ehhhh dengan wajah innocent yang ku punya, dengan segala aura "angel" yang ku miliki, selaluuu saja aku yg menjadi pembatal wudhunya. Caranya? Jangan berpikiran aneh-aneh dulu. Aku ga kentut di hidungnya ataupun mentransfer sebagian gas sisa ku ke dia kok. Aku cuma ngobrol bareng mariyana, dan tanpa sengaja secara berkala tepegang tangannya deh. (-__-"!)>

Trus aku selalu tersadar kalo itu ngebatalin wudhunya waktu sudah terjadi. Ya maklum lah.. Biasa kalo gak nepok2 orang yang diajak ngobrol, mana berasa real kisah obrolannya.. T.T nistanya aku sebagai pria pembatal wudhu..

Aku dan mariyana sempat juga nih kurang kerjaan, berpetualang disore hari sepulang kuliah. Eits! Kita gak cuma berdua. Aku sama Dwi, dan Mariyana sama Lita. Kita berempat jadi bolang menuju air terjun berambai. Padahal lokasinya dimana aja kita belum tau sama sekali. Berbekal mata hati yang masih suci, dan setelah menempuh perjalanan yang bikin pantat orang-orang semok menjadi tepos, maka tibalah kita di lokasi air terjunnya. Ternyata ini bukan tempat wisata. Belum dikelola sama sekali. Kita malah berasa kayak anak pramuka tersesat yang pengen kemah tapi gak tau ini lagi dimana. Belum dikelola jadi tempat wisata, bukan berarti gratis loh. Ternyata kita mesti bayar parkir di depan rumah orang sebesar 5ribu rupiah untuk 1 motor. Dari lokasi kita berdiri ini, sudah mulai terdengar gemericik air yang menanggil-manggil untuk didatangi. Gak lupa, prosesi sakral berupa foto bersama juga kita lakukan. And, you know? Cuma di sini kamu bisa ngeliat secara live mariyana yang terpelanting di atas batuan sungai. "gdebhuuk..." bgitulah bunyinya, dan sosok mariyana pun sudah terlentang di atas batuan itu. Hahhahaa... Batu-batunya memang berlumut sih, wajar kalo licin.

Kisah hidup mariyana juga gak selalu diwarnai pelangi seperti di film-film barbie. Dia pernah dibuang di sebuah gunung menuju rumah happy. Ini merupakan pengakuan tersangka secara live. Sebut saja Enyta (nama samaran, wanita 20th). Dia bertubuh kecil, lebih kecil dari mariyana. Waktu itu mereka berencana ngerjakan tugas ke rumah happy. #FYI untuk menuju rumah happy, harus melewati jalan rusak berbatu dan ada jalan rusak di tanjakannya. Enyta yang memang kecil ngebonceng mariyana dengan motornya. Nah! Saat di tanjakan itu, dengan kondisi jalan yang rusak, enyta merasa lelah tak berdaya. Tak sanggup mengimbangi motor dalam keadaan membawa penumpang sejenis mariyana. Maka, menurut pengakuannya "dari pada kita jatoh smua, mending mariyana aja yang kubuang". Yaolohh enyt... Jahatnya eh. :D

Tanpa memperhatikan kondisi tepi jalan yang merupakan jurang, enyta memiringkan sdikit motornya ke arah kiri, dengan tujuan supaya mariyana "mblorot" (waktu itu posisi duduknya menyamping). Jadi motor dan enytanya ga ikutan jatoh deh.
Dan... Gunung tempat pembuangan mariyana tersebut menurut leenda kini dikenal dengan nama "Santa Barbara Mountain" :D

Pesan buat mariyana: Ketok aja si enyt nya mar... Hahahaha #kompor

Pada dasarnya mariyana ini baik sih, tapi cuma dia yang bisa melakukan seni melipat bibir dan wajah sekaligus, dengan sudut surut 45derajat. Sangat sempurna untuk membentuk wajah sinis yang diinginkan, sesuai dengan selera masing-masing. Kadang, mariyana ini memang suka nda enak sih nada ngomongnya. Kayak sinis-sinis gituh. Mungkin lagi kesambet aja kali ya, kan nda setiap ngomong sih kayak gitu. Ahahahahaaa..
Biarpun gitu, dengan kegigihan dan keuletan yang dimilikinya mariyana mampu menjadi asisten di 3G (mata kuliah geometri). Mulai dari geometri datar dan ruang, geometri transformasi, sampe geometri deskriptif diladeninnya. Ckckck dasar otot besi. Dengan menjadi asisten praktikum ini, maka resmilah seorang mariyana menjadi wanita terempong dan tersibuk semester kemarin (baca semester: 6). Sekian dan terima kasih. *pukul gong, nyalakan kembang api. #lalu_kampus_kebakaran :D

My friend: Yunita

Dikelas pagi B, ada 2 orang yunita dengan kepribadian yang berbeda.
, yaitu Yunita A. dan yang bakal kita bahas ini adalah Yunita "ajjah". Namanya memang hanya terdiri dari satu suku kata. Yunita. That's all.

Wanita berkacamata ini berasal dari daerah nun jauh disana. Entah di negeri antah berantah sebelah mana. Hehe.. Yang aku tau nama daerahnya adalah kembang janggut. Jangan tanyakan ke aku gimana motif dan rupa dari kembang janggut ini. Aku bukan ahli bunga sih. :D
Awalnya, ku pikir desa kembang janggut yang terletak di daerah kutai ini adalah desa yang-yaaah layaknya desa² pada umumnya gitu. Tapi menurut cerita yunita yang aku ingat sih, rumahnya berada di kawasan perkebunan kelapa sawit gitu. Eh iya kah ya? Lupa. Maap. Hehe.. Yang jelas disana ada danau yang luas bingit kayak laut, dan dia harus menyebranginya dengan kapal kecil supaya bisa sampe rumahnya. Yaa, yunita kan memang gak punya tongkat sakti ala nabi musa yang bisa membelah danau itu menjadi dua, lantas dia melintasinya dengan langkah yang menggoda. Gak kayak gitu. Yunita ini (Alhamdulillah) masih manusia biasa.

Yunita punya logat yang khas dalam berbicara. Yaa.. Ala² kutai gitu deh logatnya. Dia juga bisa berbahasa kutai. Pokoknya kalo dia udah ketemu lawan bicara sebangsanya, manusia biasa yang gak bisa bahasa kutai kayak aku gini bakalan terpelongo layaknya malin kundang yang habis kena kutuk.

Nah... Yunita ini juga punya kesaman sama iffah. Yuhuu, mereka sama-sama aktifis pwngamat aktivitas berbau korea. Mulai dari kehidupan per-film-an nya sampe kehidupan realnya selebriti sana. Dulu, waktu masih aktif kuliah, ya Yunita inilah teman "meeting"nya iffah buat rapat pleno ngebahas korea-korea. Ckck..
(-___-!)
Tapi konon, kini iffah udah nggak gitu-gitu banget sama korea. Entah dia berpindah aliran ke jepang² kah? Jawa² kah? Eropa² kah? Atau melayu kah? Entahlah.

Balik lagi ke yunita. Konon, dulu dia ini tomboy (gak tau ya sampe sekarang atau gak). Yang jelas sekarang nada bicaranya sih gak cowawakan n gak acakadut gitu. Udah cewek deh dia. Hehe
Yunita ini masa sekolahnya suka banget bikin rusuh. Kayaknya dia juga deh yang pernah bikin guru nangis. Hadoohh.. Masa² yang tak terlupakan.

Yunita ini cuek. Tapi gak sampe cuek bebek bau ketek gitu sih. Dia bersihan kok. So, gak ada hidung-hidung yang bakal tersakiti. :D
Nah, karena cueknya itu juga dia suka males gitu kalo ngerjain tugas. Tapi hebatnya dia gak ngelupain tugas begitu aja. Semales-malesnya yaa kalo udah deadline dia bakal mengaktifkan thunder power buat nherjain tugas itu. Dan... Pas hari pengumpulan dia ikutan ngumpul tugas dengan ceria. Tugasnya udah juga. Ckckck.. Ya ampyun -___-

Satu lagi. Kalo yunita lagi cerita itu seolah-olah dunianya dibawakan buat kita. Kadang dia suka ketawa duluan sebelum cerita² konyol. Dia memang suka ketawa-ketawa gitu sih. Tapi gak ada yang tau pasti apakah ada penyumbat di saluran sarafnya. Udah ah. To the point aja. Gak ada yangbtau dia sebenernya gilak atau gak. Ahahahhaaa...
Cocok aja sih dia ngajar anak berkebutuhan khusus pas PPL kemaren. Aaahhh... Orang UPT tau aja. Bener banget nempatinnya. Haha *tabok manja pak heru n pak agus. Trus ditabok balik sama pak topo* wadooh.. (>…<")

My Friend: Siti Rahma

Siti rahma ini bukan pemain lama dalam kehidupanku. Aku kenal dia bukan baru sehari, dua hari. So? Dia ini teman lamaku. Waktu sekolah di MTs, aku dan rahma pernah satu kelas selama 3 tahun berturut-turut.

Ari segi fisik, rasanya siti rahma ini berbanding terbalik sama lutfi. Dia tampak kurus sekali dan tak bertenaga. Gak tega rasanya mau ngamuk² sama dia. Jangan sampe nyetuh seujung kuku pun tubuhnya. Kasihan dia. Keliatannya rapuh betul. :D mungkin berat badannya itu setengahnya berat badanku aja. Ckckck ironi sekali.

Kisah menyedihkan seorang siti rahma, gak berhenti sampe disitu. Rahma ini seriiiing banget sakit-sakitan. Mulai dari penyakit ringan karena telat makan, ingusan, batuk, sampe pnyakit yang mengharuskan dia dirawat di rumah sakit pernah dideritanya. Sedih banget.. Jauh lebih sedih dibandingkan acara reality show "jika aku menjadi" atau telenovela jaman dulu. T.T

Eits... Ngomongin siti rahma jangan setengah-setengah. Entah makanan jenis apa yang pernah dia makan, atau obat macam apa yang pernah dia minum. Dari segi umur ya, siti rahma itu 2 bulan lebih muda dari aku. Tapi jangan kaget kalo kepribadiannya jauh lebih dewasa dari teman² sebayanya. Hehehe
Bahkan dia lebih sewasa dari orang dewasa yang paling dewasa. Wuiiiihhh... Tapi jangan heboh dulu ah. Aku nda pernah bermaksud negatif keles. Maksudnya tuh, pemikiran siti rahma udah jauh ke depan sana. Salut deh. Ckck..

Dibalik tubuh dan raga rapuhnya siti rahma, tersimpan jiwa-jiwa kuat yang tak terduga. Siti rahma ini aktif banget berorganisasi. Dia sungguh mahasiswa aktif yang berbobot. Beda yah sama si ebel yang ikut organisasinya cuma temporarry. Hehehe
Malahan nih ya, rahma sudah sampe malang tuh mewakili organisasinya. Wuihhhh sungguh dia bener-bener berkomitmen. Dann irganisasi yang dia ikuti gak cuma satu.

Selain ikut organisasi umum, situ rahma juga tergabung dalam organisasi keagamaan di kampus. Yahhh istilahnya anak-anak mushola gitu deh. Karena ketekunan, kegigihan, dan kerja kerasnya itu, makanya aku gak pernah ngolokin dia dan melakukan hal-hal negatif lainnya. Hehehe :D
Selain karena kasihan, yaaa apa lagi alasannya kalo bukan takut ketulahan? :D

Note: buat rahma, dengan kondisi fisikmu yang seperti itu (suka sakit²an), imbangilah dengan pola makan sehat dan teratur supaya gak sakit. Then, tujuan utama kita ke Samarinda ini kan kuliah. So, utamakan kuliah dulu ya.. Kalo bisa antra kuliah dan organisasi berjalan seimbang, supaya keduanya bisa berjalan lancar. Amiinnn
Success for you! :-)

My friend: Nuuri Hanifah

Nuuri Hanifah. Sebut saja Ifah. Salah satu teman sekelasku yang berasal dari negeri kelas B.  Dari segi penampilan, gak jauh beda sama zakiyah. Ifah terlihat simpel dan gak pernah melakukan ritual "lilit jilbab 7 putaran" seperti yang lagi ngetrend saat ini. Baginya, hijab itu ya yang menutup aurat supaya ga mencolok perhatian. Bukan malah menjadi pusat perhatian. Sejauh pengamatanku,  sepertinya ifah juga gak pernah terlihat menunjukkan tumor dikepalanya. Entah itu berasal dari jendolan dalaman jilbab, atau dari bola basket yang sengaja diselipkan dalam jilbab guna menambah nuansa wawww.. Ckckck.. Beda banget sama style muslimah gahol jaman sekarang yang rela nyelipkan ulekan dalam jilbabnya supaya tercipta pemandangan yang menggelembung dibalik jilbabnya. Hmmh.. -___-
Note:
Dear mba2 yang masih mempertahankan tradisi jendolan palsu. Udaah mba, yang natural aja. Kalo rambutnya memang panjang ya nggak apa2 deh digulung. Tapi kalo rambutnya gak panjang, gausah diselipin ulekan juga lah mba.. Kasian ibunya di rumah mau ngulek lombok bingung nyari ulekannya. Lagian juga ini kan bukan pemilihan none jakarte yang memang mesti ada jendolan kondenya.. #eh. Hehehe maap2..

Balik lagi ke ifah. Biarpun gak melakukan hal aneh pada jilbabnya, bisa di bilang dia lumayan modis dalam melakukan penyelarasan antara warna baju gamis yang dia pake, motif bajunya, sama warna jilbabnya. Tapi pernah sih suatu ketika waktu dia pake baju warna tua gitu malah keliatan kayak mba2 TKW yg kerja di arab. Hehe maap fah. Tapi aku ndaberani komen lahh gilak ajee.. (><")

Di rumahnya ifah gak ada tipi. Ini nih salah satu keunikan keluarganya. So, sarana informasi sumbernya dari koran n internet dan banyak buku-bacaan di rumahnya. Ini sumbernya ifah loh ya. Gak ngarang bebas guweh. Untuk sarana hiburan bisa di dapat melalui film-film yang di tonton dari laptopnya. Filmnya sih bisa di dapat dari mana aja dri teman mungkin, atau beli, atau donlot?? I don't know.

Satu yang pasti, ketika demam korea tengah melanda remaja-remaja labil indonesia saat ini, ifah pun ikut terseret arusnya. Ya!! Dia juga salah satu cewek-cewek korea! *eh pengagum boyband and girlband korea. Eh lagi, film n artis korea juga. Pokonya, waktu kita masih aktif kekampus nih, pagi-pagi buta tiap ifah datang dia selalu histeris, kejang-kejang dan tertawa lepas seraya berteriak "uniiiiiiii..." atau "upiiiii..."
Uni adalah yunita ajah. Sedangkan upi adalah lutfi farika. Mereka bertiga memang aktivis yang selalu membahas nasib artis-artis korea, baik dalam film, dalam kehidupan lagu-lagu boy and girlbandnya ataupun dalam kehidupan nyata si artis tersebut.
Ditelingaku sih, nama-nama artisnya aneh-aneh. Terdiri dari 3 kata yang dioutus-putus. Misalnya "kee jung kal" atau "ter seok seok"de el el deh. Tanya ifah aja. Aku gak begitu ngerti :D

Sebenernya, kalo kalian mengamati lebih dalam, ifah itu termasuk orang yang cerewet loh. But, kalo dia lagi bete kadang suka dipendam aja dalam diam yang menyesakkan. Gak langsung meledak ditempat.Tapi itu sisi lain kehidupan ifah sih.  Hehhe silakan dalami sendiri. :-D
It's ifah's story..

My friend: Zakiyah Ulfah.

Cewek satu ini juga merupakan salah satu maskot kebanggaan mahasiswa matematika 2010. Dia adalah salah satu destinasi "wisata tugas" di kelas. Zakiyah merupakan salah satu teman kusnul yang juga sejenis dengan kusnul. Yups.. Kemampuan mengerjakan soal matematikanya sebening embun pagi. Sangat menyejukkan teman-teman sekelas yang hanya berharap wangsit ditengahbpenjelasan dosen yang bisa dikatakan "absurd". Masalah KHS? Jangan ditanya... Bertabur surga dunia disana. Bahkan, zakiyah pernah menjabat sebagai koordinator tim evaluasi astramatika XX tahun lalu. Woow banget deh.

Zakiyah gak pernah berdandan aneh-aneh kalo mau pergi ke kampus. Gak perlu daleman jilbab bling-bling, apalagi pashmina 4 meter melilit leher yang lagi ngetrend di kalangan hijabers. Dia cukup simpel dalam berhijab. Cukup dengan model jilbab santri yang diperkuat posisinya oleh sepasang jarum pentul. Gak perlu tambahan headband atau mustika menyala yang mencolok mata. Yah.. Paling banter ada sebiji (baca: sebuah) bross yang parkir di sudut jilbabnya.

Dari segi pengetahuan sih, alumni smansa samarinda ini gak perlu diragukan lagi. Cuman... Hanya saja, kadang Zakiyah suka teberibet dalam menjelaskan ke orang lain. Orang tipe ini cocoknya jadi dosen deh kayaknya. Hehehe..
Saat presentasi, zakiyah punya ciri yang khas. Tiap berbicara tangannya juga itu berkata-kata. Dengan pola yang cukup teratur, sepertinya tahun depan zakiyah bisa nih jadi dirijen di istana negara. Hehehe... Gerakan tangannya menyerupai orang yang lagi nari patah-patah dan selalu membatasi tiap kata yang diucapkannya dengan huruf "E..." yang diucapkan dengan interval 3 detik. Dari segi tempo, pengucapan kalimatnya lumayan cepat dan suaranya sedikit lirih. Itulah zakiyah.
Kalo ngebahas zakiyah yang lugu dan nggak aneh-aneh ini, rasanya aku berdosa banget kalo ngegosipin dia. So, no gosip for zakiyah. hahahaha

Tapi, ndak tahan juga eh pengen cerita. Awal kenal zakiyah, sebenarnya yang terlintas di benakku adalah cewek-cewek cina di film boboho yang pandai kung fu. Aku sendiri juga gak tau kenapa si imajinasi bisa berlabuh ke sana. Mungkin memang auranya kali ya. Hehe..
Sedikit tips aja nih. Kalo pertama kali nelpon atau ditelpon zakiyah, jangan langsung ketakutan apalagibsampe kencing di celana. Why???
Kalo via telpon suara zakiyah memang horor-horor gimanaa gitu. Sedikit serak, pelan, nadanya smooth, tapi mencekam. Yahh... Banyak-banyakin baca yasin aja deh kalo ketakutan. Bahkan nada ketawanya juga teratur. :D
Kayaknya zakiyah gak pernah teriak-teriak gitu deh. Apalagi nyanyi lagu-lagu rock. Kalo sampe itu terjadi (dia nyanyi lagu rock sambil teriak-teriak pecicilan), mungkin aku bakalan jadi orang pertama yang kena komplikasi serangan jantung, hipertensi, dan stroke mendadak. *ahahhaaha saking ndak mungkinnya gitu nah.

Yaudah deh zakiyah. Succes for you.. Semoga ilmu mu nular ke aku. Amin